Gerhana Bulan Total 13 sampai 14 Maret 2025

- Jurnalis

Jumat, 14 Maret 2025 - 09:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pada bulan Maret 2025, akan terjadi Gerhana Bulan Total yang dikenal sebagai Blood Moon. Peristiwa ini akan berlangsung dari Kamis malam, 13 Maret, hingga Jumat pagi, 14 Maret.

Waktu Gerhana:

  • Awal Fase Penumbra (P1): 10.57 WIB
  • Awal Fase Sebagian (U1): Tidak teramati di Indonesia
  • Puncak Gerhana: 13.54 WIB
  • Akhir Fase Sebagian (U4): Tidak teramati di Indonesia
  • Akhir Fase Penumbra (P4): 17.00 WIB

Wilayah yang Dapat Mengamati: Gerhana ini dapat diamati di wilayah Indonesia bagian timur, seperti Papua, Maluku Utara, Maluku, sebagian timur Nusa Tenggara Timur (NTT), serta bagian timur Sulawesi Tengah dan Sulawesi Utara. Namun, hanya fase akhir gerhana yang dapat dilihat, dengan durasi yang terbatas.

Baca Juga :  Bintang Terang Yang Muncul di Sebelah Barat Setelah Matahari Terbenam Ternyata Venus

Bagi wilayah lain di Indonesia, gerhana tidak akan terlihat karena terjadi pada siang hari.

Gerhana Bulan Total ini adalah yang pertama dan satu-satunya yang dapat diamati di Indonesia pada tahun 2025. Peristiwa serupa berikutnya diperkirakan terjadi pada 7 September 2025.

Gerhana Bulan Total terjadi ketika Bumi berada di antara Matahari dan Bulan, sehingga seluruh bagian Bulan masuk ke dalam bayangan inti (umbra) Bumi. Pada saat ini, sinar Matahari tidak langsung mencapai permukaan Bulan, dan Bulan akan terlihat berwarna merah atau oranye. Inilah yang sering disebut sebagai “Blood Moon”.

Baca Juga :  Isaac Newton Dengan Kontribusinya Pada Hukum Gravitasi Universal, Hukum Gerak, dan Pengembangan Kalkulus,

Warna merah ini disebabkan oleh pembiasan cahaya Matahari oleh atmosfer Bumi. Saat cahaya Matahari melewati atmosfer, spektrum warna biru dan hijau tersebar lebih jauh, sementara spektrum merah lebih banyak dipantulkan ke Bulan, memberikan warna kemerahan.

Ciri-ciri Gerhana Bulan Total:

  1. Seluruh Bulan tertutupi oleh bayangan Bumi.
  2. Bulan berwarna merah selama gerhana total berlangsung.
  3. Gerhana ini aman dilihat dengan mata telanjang tanpa perlu alat pelindung.

Gerhana Bulan Total hanya terjadi saat Bulan berada di fase purnama, dan peristiwa ini bisa berlangsung selama beberapa jam, tergantung pada posisi orbit Bulan.

Follow WhatsApp Channel inikanaku.my.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

ISO 22000: Pengertian, Prinsip, Manfaat, Persyaratan dan Cara Penerapannya
Mengenal HACCP: Pengertian, Tujuan, 7 Prinsip, Tahapan Penerapan dan Contohnya dalam Industri Pangan
Blue Moon pada 31 Mei Bukan Berarti Bulan Berwarna Biru, Ini Penjelasannya
Fenomena Langit Pekan Terakhir Mei 2026, Blue Moon Jadi Sorotan
Supermoon Beaver Moon 5 November 2025, Bulan Purnama Terbesar Tahun Ini
Fenomena Langit Selama November 2025, Supermoon hingga Hujan Meteor Hiasi Malam di Indonesia
Fenomena Alam Spektakuler Bakal Hiasi Langit September 2025
Fenomena Kulminasi Matahari Mulai 7 September, Bayangan Tubuh Bisa Hilang!
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 14:47 WIB

ISO 22000: Pengertian, Prinsip, Manfaat, Persyaratan dan Cara Penerapannya

Sabtu, 5 September 2026 - 15:30 WIB

Mengenal HACCP: Pengertian, Tujuan, 7 Prinsip, Tahapan Penerapan dan Contohnya dalam Industri Pangan

Senin, 1 Juni 2026 - 08:28 WIB

Blue Moon pada 31 Mei Bukan Berarti Bulan Berwarna Biru, Ini Penjelasannya

Jumat, 22 Mei 2026 - 21:07 WIB

Fenomena Langit Pekan Terakhir Mei 2026, Blue Moon Jadi Sorotan

Rabu, 5 November 2025 - 18:47 WIB

Supermoon Beaver Moon 5 November 2025, Bulan Purnama Terbesar Tahun Ini

Info Terbaru