Motorola DynaTAC 8000X, HP Pertama Yang Di Produksi Di Dunia

- Jurnalis

Rabu, 11 Desember 2024 - 20:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Motorola DynaTAC 8000X

Motorola DynaTAC 8000X

HP pertama yang diproduksi di dunia adalah Motorola DynaTAC 8000X, dirilis pada tahun 1983. Ini adalah ponsel komersial pertama yang tersedia untuk umum. Berikut adalah beberapa fakta menarik tentang HP pertama ini:

  1. Dimensi dan Berat: Motorola DynaTAC 8000X memiliki panjang sekitar 25 cm dan berat hampir 1 kg, sehingga sering disebut sebagai “brick phone” (ponsel batu bata).
  2. Baterai: Baterainya bertahan sekitar 30 menit waktu bicara, dan butuh waktu 10 jam untuk mengisi daya penuh.
  3. Harga: Saat diluncurkan, ponsel ini dihargai sekitar $3.995 (sekitar Rp60 juta jika disesuaikan dengan inflasi sekarang).
  4. Fitur: Tidak memiliki layar, hanya dilengkapi tombol untuk panggilan dasar. Penyimpanan kontak sangat terbatas.
  5. Sejarah: Penemuan ini diawali oleh Martin Cooper, seorang insinyur Motorola, yang melakukan panggilan pertama menggunakan prototipe ponsel pada tahun 1973.
Baca Juga :  Mengupas Tuntas Infinix XPAD GT: Tablet Gaming dengan Performa Kelas Flagship

Ponsel ini menandai revolusi dalam komunikasi, yang akhirnya berkembang menjadi perangkat modern dengan kemampuan canggih yang kita gunakan saat ini.

Awalnya, Cooper mengusung ide sebuah alat komunikasi yang kecil dan mudah dibawa bepergian secara fleksibel. Dari sinilah muncul ide sebuah ponsel. Cooper bersama timnya menghadapi tantangan bagaimana memasukkan semua material elektronik ke dalam alat yang berukuran kecil tersebut untuk pertama kalinya. Namun, akhirnya sebuah telepon genggam pertama berhasil diselesaikan.

Baca Juga :  Apple Rilis iOS 27 dan macOS 27 Public Beta Terbaru, Fokus Stabilitas

Untuk memproduksinya, Motorola membutuhkan biaya setara dengan USD 1 juta atau setara Rp 14,3 miliar. Selanjutnya, pada tahun 1983, telepon genggam portabel kembali diproduksi dengan harga mulai dari USD 4 ribu atau setara Rp 36 juta hingga USD 10 ribu atau setara Rp 90 juta.

Setelah berhasil memproduksi telepon genggam, tantangan selanjutnya adalah mengadaptasi infrastruktur untuk mendukung sistem komunikasi telepon genggam tersebut. Misalnya dengan menciptakan sistem jaringan yang hanya membutuhkan 3 MHz spektrum. Spektrum ini setara dengan lima channel TV yang tersalur ke seluruh dunia.

 

 

Follow WhatsApp Channel inikanaku.my.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Vivo V80 Resmi Segera Hadir, Baterai 7.200mAh, Layar 144Hz dan Kamera ZEISS
iPhone Duo Lolos TKDN 40 Persen, Kapan Rilis di Indonesia?
Samsung Galaxy S26 Series: Spesifikasi, Kelebihan dan Perbandingan Flagship Xiaomi, OPPO, vivo
Hampir 2.000 Situs WordPress Diretas, Jadi Infrastruktur Kejahatan Siber
Apple Rilis iOS 27 dan macOS 27 Public Beta Terbaru, Fokus Stabilitas
Redmi Note 15 Series: Harga, Spesifikasi Lengkap, dan Varian Terbaru 2026
Realme GT 8 Pro Hadir dengan Kamera 200 MP dan Chipset Snapdragon 8 Elite Gen 5
Apple Beri Sinyal Akan Rilis MacBook dengan Chip M5, Luar Biasa
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:21 WIB

Vivo V80 Resmi Segera Hadir, Baterai 7.200mAh, Layar 144Hz dan Kamera ZEISS

Selasa, 25 Agustus 2026 - 22:31 WIB

Samsung Galaxy S26 Series: Spesifikasi, Kelebihan dan Perbandingan Flagship Xiaomi, OPPO, vivo

Selasa, 25 Agustus 2026 - 21:10 WIB

Hampir 2.000 Situs WordPress Diretas, Jadi Infrastruktur Kejahatan Siber

Selasa, 25 Agustus 2026 - 20:52 WIB

Apple Rilis iOS 27 dan macOS 27 Public Beta Terbaru, Fokus Stabilitas

Jumat, 22 Mei 2026 - 21:02 WIB

Redmi Note 15 Series: Harga, Spesifikasi Lengkap, dan Varian Terbaru 2026

Info Terbaru