Apakah buah Cempedak Sejenis Dengan Buah Nangka

- Jurnalis

Minggu, 15 Juni 2025 - 21:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Buah cempedak memang sejenis dengan nangka, bahkan keduanya berasal dari genus yang sama, yaitu Artocarpus dalam keluarga Moraceae (suku nangka-nangkaan). Berikut beberapa persamaan dan perbedaannya:

Persamaan Cempedak dan Nangka:

  1. Asal Genus yang Sama:
    • Cempedak: Artocarpus integer
    • Nangka: Artocarpus heterophyllus
  2. Bentuk dan Ukuran Buah:
    Sama-sama berbentuk lonjong atau bulat besar dengan kulit berduri lunak.
  3. Aroma yang Kuat:
    Keduanya memiliki aroma khas yang tajam dan manis.
  4. Daging Buah yang Manis:
    Sama-sama memiliki daging buah berwarna kuning/oranye dengan rasa manis.
Baca Juga :  Padi Huma, Rahasia Ketahanan Pangan Suku Baduy

Perbedaan Cempedak dan Nangka:

Aspek Cempedak Nangka
Rasa & Aroma Lebih manis dan aromatik tajam Manis, tetapi tidak searomatik cempedak
Tekstur Buah Lebih lunak dan lembek Lebih kenyal dan berserat
Ukuran Buah Biasanya lebih kecil Lebih besar dan panjang
Kulit Buah Lebih halus dan berduri pendek Kulit lebih kasar dan berduri tajam
Penggunaan Sering digoreng sebagai gorengan Banyak digunakan dalam masakan sayur, kolak, dan keripik
Bijinya Ukuran biji cempedak biasanya lebih kecil dari nangka
Baca Juga :  Ikan Nila Nirwana: Unggulan Budidaya Perairan Indonesia

Catatan Tambahan:

  • Cempedak goreng (daging buah dibalut tepung dan digoreng) sangat populer di Indonesia.
  • Nangka muda sering digunakan dalam masakan seperti gudeg atau sayur lodeh.
  • Keduanya bisa dimakan bijinya setelah direbus atau dipanggang.

Kalau kamu pernah makan gorengan buah yang sangat wangi dan lembut—kemungkinan besar itu adalah cempedak, bukan nangka.

Follow WhatsApp Channel inikanaku.my.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Fenomena Langit Pekan Terakhir Mei 2026, Blue Moon Jadi Sorotan
Supermoon Beaver Moon 5 November 2025, Bulan Purnama Terbesar Tahun Ini
Fenomena Langit Selama November 2025, Supermoon hingga Hujan Meteor Hiasi Malam di Indonesia
Rahasia Sukses Budidaya Kunyit di Polybag: Cepat Tumbuh dan Panen Melimpah
Fenomena Alam Spektakuler Bakal Hiasi Langit September 2025
Fenomena Kulminasi Matahari Mulai 7 September, Bayangan Tubuh Bisa Hilang!
Misteri Udang Beku Tercemar Cesium: Jejak Radioaktif dari Industri Baja Dekat Pabrik BMS
Fenomena Hujan Meteor Aurigids 1 September 2025, Bisa Diamati dari Indonesia
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 21:07 WIB

Fenomena Langit Pekan Terakhir Mei 2026, Blue Moon Jadi Sorotan

Rabu, 5 November 2025 - 18:47 WIB

Supermoon Beaver Moon 5 November 2025, Bulan Purnama Terbesar Tahun Ini

Minggu, 14 September 2025 - 16:36 WIB

Rahasia Sukses Budidaya Kunyit di Polybag: Cepat Tumbuh dan Panen Melimpah

Jumat, 5 September 2025 - 14:24 WIB

Fenomena Alam Spektakuler Bakal Hiasi Langit September 2025

Jumat, 5 September 2025 - 13:56 WIB

Fenomena Kulminasi Matahari Mulai 7 September, Bayangan Tubuh Bisa Hilang!

Info Terbaru

Healthy Lifestyle

Ikan Teri, Sumber Kalsium dan Protein Alami dari Laut Indonesia

Jumat, 7 Nov 2025 - 20:23 WIB