Beras Putih vs Beras Merah: Mana yang Lebih Sehat?

- Jurnalis

Minggu, 7 September 2025 - 12:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Beras merupakan makanan pokok utama di Indonesia. Dua jenis yang paling sering ditemui adalah beras putih dan beras merah. Meski sama-sama berasal dari padi, keduanya memiliki perbedaan dari sisi proses pengolahan, kandungan gizi, hingga manfaat kesehatannya.

Perbedaan Proses dan Tampilan

Beras putih diolah dengan menghilangkan lapisan kulit ari (bekatul) dan lembaga, sehingga menghasilkan butiran putih, bersih, dan pulen. Sedangkan beras merah hanya digiling ringan, sehingga kulit ari masih menempel dan memberi warna kemerahan serta tekstur yang lebih keras.

Kandungan Gizi dan Manfaat

Beras putih dikenal tinggi karbohidrat sederhana dengan indeks glikemik (IG) yang lebih tinggi. Artinya, beras putih cepat menaikkan kadar gula darah, sehingga cocok untuk kebutuhan energi instan, tetapi jika dikonsumsi berlebihan bisa meningkatkan risiko obesitas dan diabetes.

Baca Juga :  Cara menyimpan Stroberi di Kulkas Agar Tidak Cepat Busuk

Sebaliknya, beras merah kaya akan serat, vitamin B kompleks, zat besi, magnesium, dan antioksidan. Indeks glikemiknya lebih rendah, membuatnya lebih ramah bagi penderita diabetes, menjaga kesehatan jantung, serta membantu pencernaan dan kontrol berat badan.

Tabel Perbandingan Beras Putih vs Beras Merah

Aspek Beras Putih Beras Merah
Proses Kulit ari & lembaga dihilangkan, hanya tersisa endosperma. Hanya digiling ringan, kulit ari masih menempel.
Warna Putih, bening. Merah kecokelatan.
Tekstur & Rasa Pulen, lembut, netral. Lebih keras, agak kenyal, rasa agak gurih/nutty.
Karbohidrat Tinggi, cepat dicerna. Cukup tinggi, tapi pelepasan energi lebih lambat.
Serat Rendah (karena kulit ari hilang). Tinggi (baik untuk pencernaan).
Indeks Glikemik Tinggi, cepat naikkan gula darah. Lebih rendah, stabilkan gula darah.
Vitamin & Mineral Lebih sedikit karena banyak hilang saat penggilingan. Kaya vitamin B, zat besi, magnesium, antioksidan.
Kesehatan Cepat beri energi, tapi berisiko obesitas & diabetes bila berlebihan. Bantu jaga berat badan, baik untuk jantung & penderita diabetes.
Baca Juga :  Diet Aman Menurunkan Berat Badan Menjadi Ideal

Kesimpulan

Jika mengutamakan rasa dan tekstur, beras putih memang lebih unggul karena pulen dan mudah diterima semua kalangan. Namun, jika tujuan utama adalah kesehatan jangka panjang, beras merah jelas lebih baik karena kaya serat, gizi, dan lebih aman untuk pengendalian gula darah.

 

Follow WhatsApp Channel inikanaku.my.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Asparagus, Sayuran Rendah Kalori Kaya Nutrisi yang Baik untuk Jantung dan Pencernaan
Ikan Teri, Sumber Kalsium dan Protein Alami dari Laut Indonesia
Tape Singkong untuk Sakit Lambung: Mitos atau Fakta? Begini Penjelasannya
Nasi Dingin Penurun Gula Darah? Fakta Ilmiah dan Risiko Tersembunyi di Balik Nasi yang Disimpan Lebih dari 24 Jam
5 Jenis Rempah Terbaik untuk Kesehatan: Dari Jahe hingga Kunyit Yang Manfaatnya Terbukti Secara Ilmiah
Cegah “Brain Rot” pada Anak, Begini Langkah Nyatanya
Manfaat Meminum Kopi Susu, Lebih dari Sekadar Menambah Energi
3 Efek Samping Minum Kopi Susu yang Jarang Diketahui, Apa Saja?
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 21:33 WIB

Asparagus, Sayuran Rendah Kalori Kaya Nutrisi yang Baik untuk Jantung dan Pencernaan

Jumat, 7 November 2025 - 20:23 WIB

Ikan Teri, Sumber Kalsium dan Protein Alami dari Laut Indonesia

Senin, 3 November 2025 - 19:06 WIB

Tape Singkong untuk Sakit Lambung: Mitos atau Fakta? Begini Penjelasannya

Senin, 3 November 2025 - 18:38 WIB

Nasi Dingin Penurun Gula Darah? Fakta Ilmiah dan Risiko Tersembunyi di Balik Nasi yang Disimpan Lebih dari 24 Jam

Sabtu, 25 Oktober 2025 - 11:07 WIB

5 Jenis Rempah Terbaik untuk Kesehatan: Dari Jahe hingga Kunyit Yang Manfaatnya Terbukti Secara Ilmiah

Info Terbaru

Healthy Lifestyle

Ikan Teri, Sumber Kalsium dan Protein Alami dari Laut Indonesia

Jumat, 7 Nov 2025 - 20:23 WIB